Metodologi Penelitian

Diagram Alir

 

 

Waktu dan Lokasi Penelitian

Desa Johowinong, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang merupakan lokasi studi yang akan diidentifikasi tentang karakteristik fisik dasar serta potensi dan masalah yang terdapat di desa, selain tu juga dilakukan penyusun strategi untuk mengembangkan potensi Desa Johowinong. Studi penelitian dan identifikasi dilaksanakan pada bulan September sampai Januari 2011.

 

Jenis dan Sumber Data

Data Primer

Teknik dan alat yang digunakan dalam penyebaran data primer adalah sebagai berikut:

  1. Pemetaan desa
  2. Transek
  3. Pembuatan bagan peringkat
  4. Sketsa kebun
  5. Kalender musim
  6. Penelusuran alur sejarah desa
  7. Bagan kecenderungan dan perubahan
  8. Diagram venn

Data Sekunder

Pengambilan data sekunder ini dilakukan dengan cara pencatatan dokumen-dokumen  dari instansi atau lembaga yang terkait dengan objek penelitian, data diperoleh dari:

  1. Kantor BAPPEDA
  2. Dinas Pekerjaan Umum
  3. Kantor Kecamatan
  4. Kantor Kelurahan/Desa

Metode Pengumpulan Data

  • Survei Primer
  • Survei Sekunder

Metode Analisis Data

Metode Analisis Deskriptif

Metode analisis deskriptif adalah metode yang digunakan untuk memaparkan fakta yang ada di wilayah studi Desa Johowinong. Metode analisis deskriptif yang digunakan dalam penelitian ini adalah:

  1. Photo Mapping
  2. Analisis Situasi

Metode Analisis Evaluatif

Analisis evaluatif merupakan metode analisis data yang didalamnya menggunakan analisis perbandingan antara kondisi eksisting dengan teori-teori yang sudah ada pada tinjauan pustaka. Metode analisis evaluatif yang digunakan dalam penelitian ini adalah:

  1. Analisis Masalah
  2. Analisis Tulang Ikan
  3. Indeks Sentralitas
  4. Proyeksi Penduduk

Metode Analisis Development

Menurut Suryabrata (2005), metode analisis development memiliki tujuan untuk menyelidiki pola dan perurutan pertumbuhan. Analisis memusatkan perhatian pada studi mengenai variabel-variabel dan perkembangannya. Metode analisis developmenti terdiri dari beberapa metode analisis sebagai berikut.

  1. Metode Analisis SWOT
  2. Metode Analisis IFAS-EFAS

Metode analisis SWOT dan metode analisis IFAS-EFAS digunakan peneliti untuk memilih proyek yang terbaik untuk dilaksanakan sedangkan untuk mengembangkan suatu proyek digunakan analisis pengembangan proyek.

  1. Matriks Perencanaan Proyek/Program (MPP)
  2. Organisasi Proyek
  3. Matriks Komunikasi Antara Unit Proyek (MAKUP)
  4. Matriks Kerjasama dengan Pihak Lain (MAKSAPIL)

Metode Analisis PRA

Menurut Mikkelsen (2003), PRA (Participatory Rural Appraisal) merupakan pendekatan yang menekankan suatu orientasi antara mereka yang datang dari luar dan orang dalam yang adalah subjek kegatan pembangunan atau kegiatan penelitian, yaitu proses saling belajar yang menggantikan studi satu arah.

Metode Participatory Rural Appraisal atau penilaian pedesaan yang partisipatoris bermanfaat bagi banyak tujuan:

  1. Mengumpulkan data dan informasi
  2. Menganalisis informasi
  3. Mengumpulkan dan menganalisis data, misalnya dengan diagram
  4. Komunikasi

Prinsip PRA

Prinsip-prinsip yang digunakan dalam PRA yaitu:

  1. Prinsip mengutamakan yang terabaikan (keberpihakan).
  2. Prinsip Pemberdayaan (penguatan) Masyarakat.
  3. Prinsip Masyarakat sebagai Pelaku, Orang luar sebagai Fasilitator.
  4. Prinsip Saling Belajar dan Menghargai Perbedaan
  5. Prinsip Santai dan Informal.
  6. Prinsip Triangulasi.
  7. Prinsip Mengoptimalkan Hasil.
  8. Prinsip Orientasi Praktis.
  9. Prinsip Keberlanjutan dan Selang Waktu.
  10. Prinsip Belajar dari Kesalahan.
  11. Prinsip Terbuka.

Teknik dalam PRA

Mikkelsen (2003) juga mengemukakan bahwa PRA memiliki beberapa elaborasi, dalam penelitian ini hanya digunakan beberapa elaborasi saja:

  1. Meninjau sumber-sumber sekunder

Terdapat banyak informasi tersembunyi dalam pelbagi sumber sehingga peneliti dianjurkan untuk melakukan kajian dokumenter terlebih dahulu. Terdapat tiga sumber utama:

1)        Dokumen

2)        Kisah rakyat (Folklore)

3)        Film, video, dan dokumentasi audioviusal lainnya.

  1. Membuat diagram

Diagram adalah kenyataan yang dikemas dan disederhanakan. Diagram menampakkan informasi dalam bentuk viisual yang padat dan mudah dimengerti.

1)                                         Konsep diagram

2)                                         Model-model

3)                                         Peta

4)             Peta foto udara atau foto satelit

5)             Sketsa lahan pertanian

6)             Transek

Dalam kajiannya, Mikkelsen (2003) menerangkan bahwa PRA terdiri dari sekumpulan teknik atau alat yang dipakai untuk mengkaji keadaan pedesaan. Teknik PRA dapat berupa gambar dan tabel yang dibuat oleh masyarakat sendiri serta dijadikan bahan diskusi masyarakat tentang keadaannya sendiri dan lingkungannya. Beberapa teknik yang digunakan:

  1. Profil keluarga
  2. Kajian mata pencaharian
  3. Bagan arus masukan dan pengeluaran
  4. Diagram venn
  5. Pemetaan desa
  6. Transek
  7. Bagan peringkat
  8. Sketsa kebun
  9. Kalender musim
  10. Penelusuran alur sejarah/lokasi desa
  11. Bagan perubahan dan kecenderungan

Pelaksanaan

Tahapan  dalam pelaksanaan meliputi:

  1. Diskusi umum
  2. Pembuatan gambar (visualisasi)
  3. Diskudi lebih lanjut (analisa masalah, potensi dan peluang)
  4. Presentasi dan diskusi

Tahapan

  1. Persiapan desa
  2. Persiapan dalam  tim
  3. Kegiatan  PRA
  4. Perumusan hasil PRA
  5. Lokakarya masyarakat masyarakat

Metode Analisis Dampak Proyek

Analisis Dampak Keuangan

Merupakan pengaruh yang timbul baik positif ataupun negatif dari sebuah investasi dalam kurun waktu tertentu dalam satuan ekonomi tertentu seperti satuan rumah tangga, atau satuan unit desa, dan tidak lebih luas dari batasan tersebut. Kelayakan proyek dapat dilihat dari segi:

  1. Kelayakan teknis
  2. Kelayakan sosial
  3. Kelayakan dampak lingkungan hidup
  4. Kelayakan keuangan

Alat-alat analisis dampak keuangan bagi kelompok sasaran meliputi:

  1. Analisis likuiditas
  2. Analisis profitabilitas
    1. Net present value (npv)

Merupakan metode penilaian investasi kalsik yang sampai sekarang paling sering digunakan. Setiap pengeluaran dan pemasukan pada tahun-tahun yang bersangkutan selalu dinilai.

NPV juga tergantung pada jangka waktu analisis yang dipilih (jumlah unit waktu yang tercakup)

Keterangan:

Ct = net cash flow; t merupakan tahun ke-t

Co            = initial cost, biaya investasi

N  = perkiraan umur proyek

  1. Internal rate of return

Salah satu metode untuk mengukur tingakt investasi, yang merupakan suatu tingkat bunga dimana seluruh net cash flow. Tingkat bunga tertentu yang membuat jumlah Net Incremental Cash Flow setelah discounting menjadi 0 (NPV=0)

Keterangan :

IRR          = internal rate of return

PV  = present value positif dengan discount rate tertentu yang lebih rendah ()

NV = present value negatif dengan discount rate tertentu yang lebih tinggi ()

  1. Benefit cost ratio

Rasio antara Net Incremental Benefits (pemasukan ‘dengan proyek’ dikurangi pengeluaran ‘tanpa proyek). Dengan Net Incremental Benefits (pengeluaran ‘dengan proyek’ dikurangi pengeluaran ‘tanpa proyek’) setelah discounting. Cara menghitung Net Present Value (Nilai Bersih Uang saat ini)

1)    Ambilah Net Incremental Cash Flow dari Analisis Likuiditas

2)    Gandakan besaran Net Incremental Cash Flow pada setiap unit waktu dengan penyesuaian nilai uang sebesar

3)    Hasil perkaliannya merupakan Net Incremental Cash Flow yang telah disesuaikan. Jumlah ini disebut NPV

  1. Analisis kepekaan

Analisis Dampak Lingkungan

Lingkunang hidup adalah kesatuan ruang dengan semua benda, daya dan makluk hidup termasuk didalamnya adalah manusia dan perilaku yang mempengaruhi kelangsungan perikehidupan manusia serta makhluk hidup lainnya. Menurut UU No.32 tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkugan hidup, perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup dilaksanakan berdasarkan azas:

  1. Tanggung jawab negara
  2. Keserasian dan keberlanjutan
  3. Keterpaduan
  4. Manfaat
  5. Kehati-hatian
  6. Ekoregion
  7. Keanekaragaman hayati
  8. Pencemar membayar
  9. Partisipatif
  10. Kearifan local
  11. Tata kelola pemerintahan yang baik
  12. Otonomi daerah

Adapun hal-hal yang perlu diperhatikan daalam Analisis Dampak Lingkungan adalah:

  1. Pengembangan industri yang bersih dengan hasil sampingan (limbah) yang di bawah ambang batas waktu baku mutu bangunan
  2. Mengurangi teknologi yang menghasilkan limbah
  3. Menginternalkan biaya eksternal dalam struktur biaya produksi
  4. Dalam struktur biaya produksi perlu diperhitungkan biaya subsitusi sumberdaya yang terpilih
  5. Mengembangkan teknologi daur ulang, walaupun untuk ini tidak berarti upaya pengembangan teknologi bersih dikurangi atau dikorbankan
  6. Menyisikan wilayah perlindungan ekosistem sebagai habitat plasma dan daerah penyangga kehidupan

Fungsi utama analisis dampak lingkungan

  1. Identifikasi dan uraikan elemen-elemen fisik, biologi dan sosial ekonomi dari lingkungan dimana proyek akan dilakasanakan.
  2. Perkiraan sifat dari dampak kegiatan proyek pada elemen-elemen lingkungan yang telah diidentifikasikan pada butir-butir di atas
  3. Mengukur besarnya akibat dari dampak tersebut

Alat Pengukuran Dampak Lingkungan:

  1. Check list lingkungan
  2. Formulir Pengukuran dampak lingkungan

Analisis Dampak Sosial Budaya

Analisis dampak sosial adalah suatu alat untuk mengukur pengaruh atau dampak suatu kegiatan atau proyek aspek sosial budaya masyarakat setempat.

Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi adanya system sosial adalah

  1. Komunikasi
  2. Pendidikan
  3. Perkembangan ekonomi

Selain itu terdapat indikot dalam perubahan sosial budaya, diantaranya:

  1. Individu: paritispasi, inovasi, bahasa komunikasi
  2. Keluarga: kebanggaan suatu ras, indogami/ eksogami, kepemilikan, tempat tinggal
  3. Golongan: struktur masyarakat demokrasi

Pelaksanaan analisis dampak sosial budaya:

  1. Waktu Pelaksanaan
  2. Masalah Pembangunan dalam Sosial Budaya
  3. Komponen Masyarakat
  4. Interaksi Komponen dalam Proses Pembangunan
5.        Aspek Gender/ Orientasi Kelompok Sasaran.
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: